PEKANBARU – PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona Rokan terus membuka ruang tumbuh generasi muda Riau melalui berbagai program sosial. Program tersebut mencakup bidang kesehatan, pendidikan, serta pengembangan keterampilan anak.
Langkah ini menjadi bagian dari program Community Involvement & Development (CID) PHR. Selain itu, program dilaksanakan di tujuh kabupaten dan kota yang berada di wilayah operasi PHR di Riau.
Momentum Hari Anak Nasional pada 23 Juli 2026 juga menjadi pengingat pentingnya pemenuhan hak anak. Karena itu, PHR mendorong agar setiap anak memperoleh kesempatan untuk tumbuh secara optimal.
PHR Peduli Stunting Jangkau Lebih dari 200 Anak
Pada bidang kesehatan, PHR menjalankan Program PHR Peduli Stunting 2026. Program ini melibatkan pemerintah daerah, tenaga kesehatan, kader Posyandu, serta masyarakat.
Melalui program tersebut, PHR menyalurkan Pemberian Makanan Tambahan (PMT/PKMK). Bantuan diberikan kepada lebih dari 200 anak yang mengalami atau berisiko mengalami stunting.
Anak-anak tersebut tersebar di 25 desa pada tujuh kabupaten dan kota. Dengan demikian, program dapat menjangkau masyarakat di berbagai wilayah operasi PHR.
Selain intervensi gizi, PHR juga mendukung peningkatan kualitas pelayanan Posyandu. Dukungan tersebut diberikan melalui penyediaan peralatan bagi empat Posyandu.
Langkah ini diharapkan dapat memperkuat pelayanan kesehatan anak. Selain itu, kapasitas kelompok masyarakat yang peduli terhadap stunting juga terus ditingkatkan.
Buka Ruang Tumbuh bagi Anak Berkebutuhan Khusus
Dukungan PHR tidak hanya berfokus pada kesehatan fisik anak. Sebaliknya, perusahaan juga memberikan perhatian terhadap pendidikan anak berkebutuhan khusus.
Salah satu program dilaksanakan di SLB Manggalo, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis. Dukungan tersebut membuka kembali kesempatan bagi siswa untuk mengembangkan keterampilan vokasional.
Sebanyak 30 siswa berkebutuhan khusus dan 15 guru terlibat dalam program tersebut. Mereka mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan keterampilan membatik dan membuat kriya kayu.
Program ini juga membantu siswa mengenali kemampuan mereka sendiri. Oleh karena itu, pendidikan keterampilan diharapkan dapat meningkatkan rasa percaya diri anak.
Selain itu, keterampilan tersebut dapat menjadi bekal bagi masa depan siswa. Mereka juga mendapatkan ruang untuk berkarya sesuai potensi masing-masing.
SLB Green Warriors Kenalkan Energi Terbarukan
PHR juga menjalankan Program SLB Green Warriors di SLB Melati. Sekolah tersebut berada di Kelurahan Lembah Sari, Kecamatan Rumbai Timur, Kota Pekanbaru.
Program ini melibatkan 110 guru dan siswa. Mereka diperkenalkan dengan teknologi energi baru dan terbarukan.
Salah satu materi yang diberikan adalah pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Surya atau PLTS. Selain itu, peserta mempelajari cara melakukan perawatan terhadap teknologi tersebut.
Dengan begitu, siswa berkebutuhan khusus mendapatkan pengalaman belajar yang berbeda. Mereka juga dapat mengenal teknologi yang mendukung transisi energi.
Program tersebut sekaligus menunjukkan bahwa setiap anak memiliki kesempatan untuk belajar. Oleh sebab itu, akses terhadap pendidikan yang inklusif perlu terus diperluas.
Investasi bagi Masa Depan Generasi Riau
Manager CID PHR Iwan Ridwan Faizal menilai kesehatan dan pendidikan anak sebagai investasi jangka panjang. Menurutnya, anak perlu mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan potensinya.
Karena itu, akses kesehatan, pendidikan, dan keterampilan perlu berjalan bersama. Pendekatan tersebut dapat membantu melahirkan generasi yang tangguh serta berdaya.
PHR juga memandang setiap anak sebagai calon agen perubahan. Dengan dukungan yang tepat, mereka dapat tumbuh lebih percaya diri dan berani mengejar cita-cita.
Melalui berbagai program tersebut, ruang tumbuh generasi muda Riau terus diperluas. Kolaborasi bersama pemerintah, tenaga kesehatan, sekolah, dan masyarakat juga menjadi bagian penting.
Pada akhirnya, program PHR diharapkan membantu anak tumbuh sehat dan memperoleh pendidikan berkualitas. Selain itu, generasi muda Riau diharapkan semakin percaya diri, inklusif, terampil, dan siap menghadapi masa depan.
