KERINCI – Sebanyak 230 anak mengikuti Khitanan Massal Minang Kerinci 2026 yang digelar Keluarga Besar Minang Kerinci. Wakil Bupati Kerinci, Murison, membuka langsung kegiatan bakti sosial tersebut pada Senin, 6 Juli 2026.
Kegiatan tahun ini merupakan penyelenggaraan yang ke-13. Panitia membagi pelayanan ke dua lokasi agar masyarakat lebih mudah menjangkaunya.
Lokasi pertama berada di RS Bukit Kerman, Kecamatan Bukit Kerman. Sementara itu, lokasi kedua berada di Puskesmas Hiang, Kecamatan Sitinjau Laut.
230 Anak Mendapat Layanan Khitan
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kerinci, Herlius, menjelaskan pembagian jumlah peserta pada dua lokasi.
Sebanyak 50 anak terdaftar mengikuti khitan di RS Bukit Kerman. Sementara itu, 180 anak mendapatkan pelayanan di Puskesmas Hiang.
Dengan demikian, jumlah keseluruhan peserta mencapai 230 anak. Penggunaan dua lokasi bertujuan memperluas jangkauan sekaligus mempermudah akses pelayanan bagi masyarakat.
Antusiasme masyarakat juga menunjukkan tingginya minat terhadap kegiatan sosial tersebut.
Wabup Murison Berikan Apresiasi
Wakil Bupati Kerinci Murison memberikan apresiasi kepada Keluarga Besar Minang Kerinci. Organisasi tersebut telah konsisten menjalankan kegiatan khitanan massal selama 13 tahun.
Menurut Murison, kegiatan ini memberikan manfaat kesehatan secara langsung kepada anak-anak.
Selain itu, Khitanan Massal Minang Kerinci 2026 mencerminkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Murison juga menyampaikan apresiasi kepada dokter dan tenaga kesehatan. Penghargaan serupa diberikan kepada relawan serta berbagai pihak yang mendukung kegiatan.
Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat
Pemkab Kerinci menilai kegiatan sosial akan memberikan manfaat lebih luas jika melibatkan banyak pihak.
Karena itu, Murison mendorong kolaborasi antara pemerintah, organisasi masyarakat, perantau, tenaga kesehatan, dan dunia usaha. Sinergi tersebut dapat memperluas program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
Ketua Keluarga Besar Minang Kerinci, Faizal Aswin, juga menyampaikan apresiasinya.
Ia menyebut kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian masyarakat Minang Kerinci terhadap kampung halaman. Ia turut mengapresiasi dukungan pemerintah daerah dan tim medis.
Persaudaraan Minang dan Kerinci Terus Dijaga
Dalam kesempatan tersebut, Murison turut menyinggung hubungan masyarakat Kerinci dan Minangkabau.
Menurutnya, hubungan kedua masyarakat telah berlangsung lama. Ikatan tersebut tumbuh melalui sejarah, adat, agama, perdagangan, dan hubungan kekeluargaan.
Nilai kebersamaan tersebut terlihat dalam pelaksanaan bakti sosial.
Para perantau, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan masyarakat dapat bekerja bersama untuk menghadirkan pelayanan kesehatan bagi anak-anak.
Tenaga Kesehatan Dukung Pelaksanaan Khitan
Peran tenaga kesehatan menjadi bagian penting dalam pelaksanaan kegiatan.
Dokter dan tenaga medis memberikan pelayanan kepada peserta di RS Bukit Kerman dan Puskesmas Hiang. Dukungan tersebut membantu pelaksanaan khitan berjalan di dua lokasi secara bersamaan.
Selain tenaga kesehatan, sejumlah unsur pemerintah dan masyarakat turut menghadiri kegiatan.
Mereka antara lain Wakil Ketua DPRD Kerinci Surmila Apri Yulisa, Kepala Dinas Kesehatan Hermendizal, jajaran Keluarga Besar Minang Kerinci, unsur Forkopimcam, kepala desa, serta tokoh masyarakat.
Bakti Sosial Beri Manfaat Langsung bagi Masyarakat
Pelaksanaan khitanan massal menjadi salah satu bentuk pelayanan sosial yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh keluarga peserta.
Kegiatan tersebut juga membantu memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan.
Murison berharap kerja sama antara Pemkab Kerinci dan Keluarga Besar Minang Kerinci terus berlanjut. Program sosial lainnya juga diharapkan dapat dikembangkan sesuai kebutuhan masyarakat.
Ia turut mendoakan anak-anak peserta khitan agar tumbuh sehat dan kuat. Selain itu, mereka diharapkan menjadi generasi yang berbakti kepada keluarga, agama, bangsa, dan daerah.
